Selasa, 21 November 2017

Pelatihan online

PELATIHAN MENULIS  ONLINE
FLP ROKANHULU

Hari         :  Selasa
Tanggal  : 21 November 2017
Pukul       : 20:30 - 21:30 wib
Pemateri  : nafi'ah al Ma'rab
Moderator : Arnitaadam

Materi :
Mari Mulai Menulis

Oleh: Nafi’ah al-Ma’rab

Kenapa aku harus menulis? Bukankah itu pekerjaan mereka yang punya hobi menulis saja? Aku tak hobi menulis, karena menurutku kurang menarik.

Barangkali ada di antara kita yang berpikir demikian, tak mengapa. Tapi silakan baca sedikit pengalaman saya.

Saya awalnya bukan siapa-siapa. Mahasiswa bernilai pas-pasan yang kadang-kadang saja beruntung mendapat nilai A. Bahkan tamat dengan IPK 3 pun itu sebuah perjuangan. Saya selalu aktif hadir di acara-acara sebagai pendengar, melihat dan kadang ngobrol sendiri.

Saat diminta untuk berbicara di depan orang banyak, saya selalu berkilah supaya jangan saya dong, malu, saya nggak punya apa-apa yang pantas untuk disampaikan. Saya merasa diri saya kosong, terus begitu seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya.

Suatu hari saya berkenalan dengan yang namanya puisi. Entah mengapa saya langsung jatuh cinta. Saya merasa menemukan hal yang berbeda di sana.

Lalu saya pun mulai sering membacanya, mencoba menuliskannya meski saya sendiri tak yakin jika tulisan yang saya buat bisa dikatakan sebagai puisi. Selepas saya cinta pada puisi, saya semakin menggilai. Saya mencari puisi kemana-mana, pustaka, toko buku dan jalanan-jalanan hingga ke Jogja. Saya melahap banyak buku puisi dan mulai menuliskannya.

Berpuluh-puluh saya tulis hingga akhirnya ada yang nyangkut di media massa. Orang-orang mulai menoleh ke arah saya. Ada yang bilang, ‘eh kamu bisa nulis juga ya? Hebat.’

Selepas itu saya mulai mendapatkan undangan untuk membaca puisi di acara-acara puisi, walaupun akhirnya semua itu saya tolak. Cinta saya ternyata mulai terbagi pada cerpen. Hai, sejak itu pula lah saya mulai jatuh cinta lagi. Lalu saya pun memulai perburuan pada cerpen. Membacanya, menuliskannya dan mengirimkannya.

Demikian seterusnya, saya selalu menemukan cinta yang baru pada tulisan. Artikel online, resensi, essai hingga yang terakhir novel. Sementara saya terus jatuh cinta, saya menemukan banyak hal luar biasa dari kekuatan cinta saya.

Orang-orang mulai memanggil saya untuk berbicara di hadapan mereka, memanggil saya untuk memberi hadiah penghargaan, dan saya pun tak jarang mendapat curhatan dari pembaca yang merasa terinspirasi kebaikan dari apa yang saya tuliskan. Saya tidak tau mengapa semuanya akhirnya bisa berubah.

Saya merasa lebih berguna bagi orang lain, dibandingkan dulu sebelum saya menulis. Saya pun merasa rezeki saya lebih terbuka setelah saya menulis. Dan saya bisa mengajak orang untuk berbuat baik karena saya menulis. Saya bisa bertemu dengan para pejabat, penulis besar dan orang-orang hebat setelah saya menulis. Saya merasa lebih mengingat Allah setelah saya menulis. Ketika saya menulis, saya harus mengingat Allah dalam tulisan saya. Semua itu agar saya tak menjadin kufur atas segala nikmat yang telah diberikan.  

Menulis merupakan jalan yang akan menghantarkan kita pada sesuatu yang luar biasa, hal-hal yang tak pernah kita pikirkan. Jika hari ini kau menganggap dirimu orang biasa, maka menulis lah untuk sebuah keluarbiasaan, dirimu dan orang-orang di sekitarmu.

21 November 2017

Yang aktif dan bertanya :

- Maetra di pasir pengaraian
- Lely di DU SKP C
- Septi winarti dari dk3 skpc
- Ayu suryana di kumu
- Yuni lestari di pasir pengaraian
- Asmara syahied di Rokan Hulu
- Anisa humairoh di Medan
- Fauziah hanum di Padang

Pelatihan berjalan dengan seru dan lancar.

Kamis, 16 November 2017

LENGGOK MEDIA PRODUCTION

*LENGGOK MEDIA PRODUCTION  (LMP)*

Oleh : Arnitaadam

Lenggok media production adalah sebuah komunitas penulis Rokan Hulu. 

Berdirinya komunitas ini  dilatar belakangi oleh keprihatinan Nur Atika pribadi terhadap perkembangan literasi Rokan Hulu. tidak adanya kelompok sosial yg bergerak secara berkesinambungan untuk menumbuhkan minat baca dan menulis di daerah tersebut.

"Ide mendirikan Lenggok media production sebenarnya  sudah ada sejak 3 tahun yg lalu" tutur Pemimpin Lenggok media Nur Atika. Namun yang
dibutuhkan Nur Atika pada waktu itu adalah ilmunya terlebih dahulu oleh sebab itu Nur Atika  menuntut ilmu sastra di fakultas ilmu budaya UNILAK pekanbaru.

Pada tanggal 23 Maret 2017   Lenggok Media Production resmi didirikan bersama 8 orang penulis Rokan Hulu yakni ; Nur Atika, Arnitaadam,
Nirma Herlina, Riska Mufida, Uly oktavia,
Suryanti, Febri Wulandari, Akbar Maulana.

Para penulis ini Nur Atika temukan di media sosial dan media massa.  Lalu mereka mengadakan pertemuan di perpustakaan Islamic Center. Hingga saat ini anggota  lenggok media production sudah berkembang sebanyak 20 orang. Terdiri dari dosen, guru, mahasiswa dan pelajar.  Mereka yang berminat di bidang literasi dan bersomisili di Rokan Hulu, mau bergerak untuk perkembangan literasi negrinya tanpa pamrih.

Lenggok media production yang dipimpin oleh Nur Atika ini mempunyai visi *membentuk generasi berbudaya dan cinta negeri melalui dunia literasi*

Misi lenggok media production ada 4 hal yakni pertama, berorientasi kebudayaan, kedua mengembangkan potensi  membaca, menulis dan berbicara, ketiga peduli terhadap Pendidikan dan masyarakat, keempat mencintai dunia literasi dan menghasilkan karya Seni.

Tetapi meskipun umurnya baru dalam hitungan bulan. Sepak terjangnya cetar membahana

Terbukti dengan event lomba baca puisi tingkat SMP /Mts dan lomba musikalisasi tingkat SMA / MA yang di taja lenggok media production pada tanggal 12 Agustus 2017. Yang menghadirkan bintang Tamu Jefri Al Malay  (Johan penyair panggung Asia Tenggara)

Tak cuma itu, Lenggok media production juga di undang untuk mengikuti Hari Puisi Indonesia yang di selenggarakan oleh Komunitas Seni Rumah Sunting dan Riau Pos pada tanggal 3-6 Agustus 2017

Selanjutnya Lenggok media production menjadi tuan rumah dalam acara Kenduri Puisi dengan tema "Sumpah Pemuda adalah Puisi" yang dihadiri penulis-penulis dan  penyair-penyair dari komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru turut serta penulis dan penyair Riau, diadakan pada tanggal 28-29 Oktober 2017

Kemudian Lenggok Media Production tak terhenti sampai disitu. Pada tanggal 22 November 2017 mengadakan lomba membaca puisi tingkat SD/MI  se-kabupaten Rokan Hulu  berkerja sama dengan Bank Mandiri.

Dalam Rangka meningkatkan pengetahuan tentang Rokan Hulu.  Lenggok Media Production juga mengadakan lomba menulis cerita rakyat yang masih sedang berlangsung.

Kegiatan Lenggok Media Production bukan hanya bertumpu pada event saja. Untuk selalu mengasah keterampilan anggotanya Lenggok Media Production juga mengisi Siaran program  Penyair di Radio Harmoni 91,8 FM Rokan Hulu  secara berkala dan kontinyu.

Lenggok Media Production bisa di hubungi melalui :
Email : lenggokmedia@gmail.com
Facebook : lenggok media production (LMP)
Instagram              : lenggokmedia
Telphone&WA      : 082388859812

Sumber : Wawancara dengan Nur Atika pada tanggal 16 November 2017

Arnitaadam Seorang Guru dan Penulis Produktif di Riau

Arnitaadam Seorang Guru dan Penulis Produktif di Riau

Selamat malam, kali ini saya menulis tentang salah satu penulis yang produktif dan banyak menerbitkan bukunya di AE Publishing.

Diantaranya adalah Antara Matana dan Hujan, My Empress From The Past,  I Found You, A White Rose, dan Story of My Journey To 3 Countries.

Nama dari penulis itu adalah Arnita. Penulis satu ini mempunyai nama pena Arnitaadam.

Alasannya dalam menerbitkan buku  adalah buku merupakan tulisan yang akan membuat penulisnya dikenang selamanya.
Kata Mbak Nita kita boleh saja pintar setinggi langit tetapi jika tidak menulis,  ide atau ilmu kita akan hilang ketika kita mati, tetapi tulisan kita tidak akan pernah mati. Tulisan kita akan tumbuh berkembang sampai akhir zaman.

Penulis yang akrab dengan panggilan Nita ini,  bercita-cita menjadi seorang penulis semenjak tahun 2007 silam, tentunya dengan support dan dukungan dari keluarganya. Perempuan cantik ini tidak hanya sibuk sebagai seorang penulis, dia juga adalah seorang guru di SMP Negeri Rambah Samo, kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Nita biasanya menuangkan ide-idenya ke dalam tulisan di waktu dini hari, tepatnya setelah beliau melakukan shalat tahajud. Biasanya Nita akan menulis hingga menjelang waktu subuh.

Menurut pendapatnya, menjadi penulis yang produktif adalah perihal mudah. Nulis saja setiap hari, katanya.
Tapi kalau Arnitaadam  sudah membiasakan menulis kapan saja punya ide. Tulis di mana saja, di Facebook, WhatsApp atau note book.  Nah setelah punya kesempatan baru dikembangkan dan dikemas sebaik mungkin.

Arnitaadam punya tips untuk pembaca. Menurutnya.

1.    Membaca itu adalah kebutuhan, bukan hanya sekedar hobi. Jadi membaca harus istiqomah.

2.    Bacalah buku minimal satu buku dalam seminggu.

3.  Jika lebih rajin lagi. Buat referensi buku yang telah di baca. Manfaatnya bisa memudahkan dalam mengingat dan menyimpulkan bahan bacaan. Terlebih lagi jika ada lomba referensi, Anda bisa langsung ikut lomba. Sebab Anda sudah ada referensi. Sebagai saran tambahan dari Nita untuk pembaca, agar lebih sering membaca buku baru. Karena buku adalah asupan gizi yang baik untuk ilmu pengetahuan.

Alasan Nita mempercayakan AE Publishing sebagai penerbit dalam menerbitkan buku-bukunya karena Nita merasa AE adalah penerbit indie yang professional. Terlebih lagi di AE terbilang cepat tanggap dan terpercaya. Promosi buku yang dilakukan AE juga terbilang cukup memuaskan.

Akan tetapi, Nita memiliki sedikit saran bagi penulis pemula yang menerbitkan buku di penerbitan indie. Agar mencoba promosi sendiri, sehingga hasilnya bisa maksimal. Selanjutnya bentuk suatu komunitas penulis dan pembaca, hal ini bisa membantu dalam melakukan promosi.

Jika ada yang ingin berinteraksi dengan Arnitaadam yang telah menuliskan tiga novel, satu kumpulan puisi, dan satu catatan perjalanan di AE Publishing ini bisa menghubungi lewat Facebook pribadinya Arnitaadam atau bisa juga lewat e-mail di arnitaadam.aa@gmail.com

Copy from aepublishing.id

Selasa, 14 November 2017

Lomba puisi se Rokan Hulu 2017

Assalamualaikum para pecinta literasi.
Lenggok media production kembali beraksi.
Kali ini kita buat lomba baca puisi siswa SD se-Kab. Rokan Hulu.
Rebut hadiah :
Juara I Rp.1juta* + trofy
Juara II Rp. 750.000* + trofy
Juara III Rp. 500.000* + trofy
*) hadiah uang berupa tabungan Bank Mandiri Kcp.  Pasir pengaraian.
Serta voucher makan dan minum gratis bagi harapan 1,2, dan 3 di daycinno cafe masing-masing untuk 2 orang. Serta sertifikat untuk semua peserta.
Lomba akan dilaksanakan pada 22 November 2017. Bertempat di Convention Hall Islamic center Rokan Hulu.
Syarat dan ketentuan,
Aktif sebagai siswa SD di Kab.  Rokan Hulu.
Membacakan satu puisi anak yg disediakan panitia
Aspek yg dinilai, 
- Artikulasi/vokal
- Penghayatan/penjiwaan
- penampilan/kepercayaan diri
Keputusan juri mutlak,  tidak dapat diganggu gugat.
Panitia hanya menyediakan akomodasi berupa kudapan bagi peserta.
Batas waktu pendaftaran 16 November 2017.
Ketentuan lain bisa ditanyakan kpd panitia.

Kuota terbatas, hanya utk 30 peserta dengan mengisi format berikut.
#Lenggok_lomba_puisi,(Nama SD), (Nama peserta).

Untuk informasi lebih lanjut,  hub cp:
Andrimar 082288331181
Auliya Syafitri 082388709223
Zunnurul Laila Ahmad 082381500336
Syarif 082383423632

Wassalam....

Copy from Andrimar AR Facebook
Voucher by Daycino

Kamis, 09 November 2017

Siaran menyambut hari pahlawan 2017

Siaran di radio harmoni di 91.8 FM  bersama lenggok media production  dengan nara sumber  Arnitaadam beserta Fahri siregar dan Windra, mahasiswa Stkip Rokania dengan tema : "Wajah pahlawan masa kini"
Pada hari kamis, 9 November 2017. Pada pukul 20.00-22.00 wib.

Wajah pahlawan masa kini menurut Arnitaadam adalah setiap insan yang telah memberi inspirasi, memberi manfaat bagi bangsa di Bidangnya masing-masing  adalah pahlawan masa kini
Kami para penulis di lenggok media menyebut penulis pahlawan literasi

Sedangkan menurut Fahri, beliau merupakan Pemenang baca puisi dalam event Kenduri puisi yang ditaja oleh rumah sunting dan tuan rumah lenggok media production.

Beliau mengatakan Menurut saya pahlawan masa kini itu adalah yang pertama sekali orang tua dan para pemuda pemudi yang meneruskan bangsa kedepannya yang lebih maju.

Beliau juga membaca puisi karya sendiri yang berjudul
Pahlawan ku
Karya:fahri siregar
Ibu pertiwi ku menangis
Bahkan tercabik-cabik
Keringat mengucur deras
Membasahi tubuh yang resah
Demi bangsa
Engkau pertaruhkan nyawa
Dan maut, engkau tak kenal lagi
Namun semangat mu terus membara
Ibarat api yang menyala
Pengorbanan mu tak kan kami lupakan
Jasamu kan kami kenang selalu
Hanya doa lh yng kami kirimkan
Untuk membalas jasa mu

Jumlah Penelepon yang ikut membaca puisi dan membaca kisah nya ada 3 Penelepon : ada oma vira. Pak wahyu di padang Lawas dan buk Reni di pematang berangan.

Dan kiriman puisi dari Rita Arianti juga Faris di Okak dalam

Kamis, 02 November 2017

Cinta online

CINTA ONLINE

OLEH: ARNITAADAM

Aku membaca pesannya di whatsaap,  setiap hari dia memang selalu begitu.  Memaparkan semua aktivitasnya, lalu dikuti photo dan sticker lucu.   Aku hanya menanggapi dengan singkat.

Aku memang tidak suka chattingan.  Namun semenjak pertemuan kami di Art Science Museum  Singapura tahun lalu,  membuat kami begitu dekat.  Saat itu aku adalah finalis dalam bidang studi Sains yang menjadi duta Indonesia dari universitas andalas.  Sementara dia adalah Finalis dari Chicago university.

Selama periode persentasi,  kami lumayan dekat dibanding peserta lain.  Terlebih lagi kami sama-sama mengidap penyakit imsonia,  biasanya kalau aku tidak bisa tidur,  aku akan menulis beberapa formula sains untuk aku praktekkan di laboratorium kampus.  Tetapi giliran dia tak bisa tidur,  dia malah chattingin aku.

Jonathan karney : Hi, Anita.

Anita :  Hi, Jonny.

Jonathan Karney :  Apa kamu sedang sibuk? Aku mau tanya banyak tentang kamu. Boleh?

Itu tipenya dia, selalu minta izin terlebih dahulu.

Anita  :  Tentang aku? Boleh…boleh.

aku sengera duduk di sofa mencari posisi wenak.

            Anita : kamu sedang ngapain?

            Jonathan karney :  aku sedang melihat photo-photo mu.  aku mau tahu gimana bentuk rambutmu?  selama kita di Singapura,  aku tidak pernah lihat kamu buka Jilbab!

Anita  :  rambutku? Panjang, lurus dan hitam.

Aku meletakkan hape diatas meja, lalu melangkah menuju kulkas, mengambil botol air minum, kemudian menuangnya ke dalam gelas.

Jonathan karney :  Rambutmu pasti sangat indah!  Aku berharap dapat melihatnya.

Sembari meletakkan gelas di meja, lalu mengambil hape,  membuka pesan Jonny.  Lalu membalasnya.

Anita  :  Kamu tidak boleh melihatnya, Jonny!

Jonathan karney :  Dalam photo aja kok, its not real, it’s virtual.

Dia memang sudah tahu kalau aku tidak pernah memperlihatkan rambutku pada orang lain.

Anita :  Tidak bisa!  Meskipun hanya dalam photo. Yang boleh melihatnya hanya suamiku dan muhrimku.

Jonathan karney : Kalau begitu aku mau jadi suamimu!  Mau kah engkau menikah denganku?

Anita :  Menikah dengan mu? Hahaha….

Sampai sakit perutku menahan tawa.  Kemudian aku terbatuk-batuk.  Segera kugapai   segelas air mineral di atas  meja. Lalu meneguknya sampai kandas.

Jonathan karney :  Kamu kenapa tertawa Anita? Apanya yang lucu? Aku sungguh serius menjadi your husband!

Anita : Kamu…kamu tahu ngak? Kamu adalah orang yang ke 171 melamarku lewat chattingan!

Jonathan karney :  Apa?  171 orang?  Sanginganku?  It’s carzy!  Trus apa jawabanmu?

Anita : Mereka semua aku tolak!

Jonathan karney : Mengapa?  Alasannya apa?  Trus lamaranku? Apa ditolak juga?

Anita : Iya, lamaranmu juga masuk dalam kategori ditolak!

Jonathan karney : Kenapa?

Anita  : Karena kita beda agama,  Jonny!

Jonathan karney :  Apa masalahnya kalau kita beda agama? Di sini boleh kok menikah beda agama, bahkan boleh menikah beda jenis.   Manusia boleh menikah dengan anjing, kuncing.  Kalau perlu dengan tiang sekalian dan mendaftarkannya ke balai pernikahan.  Lalu siapa yang melarang kita untuk menikah,  Anita?

Anita : Yang melarang kita menikah adalah tuhanku.

Jonathan karney : Apa kata tuhanmu?  Dan apa alasannya?

Anita :  Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.  Sesunggungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.  Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik dengan wanita-wanita mukmin sebelum mereka beriman, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari pada orang musyrik,  walaupun dia menarik hatimu.  Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya.  Dan Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, supaya mereka mengambil pelajaran.

Jonathan karney :  Jadi itu kata tuhanmu!  Bagaimana jika aku masuk Islam?  Maukah engkau menikah dengan ku?

Anita : Tetep aja aku tidak mau!

Jonathan karney :  Nah itu kenapa lagi?  Kata tuhanmu sesudah beriman boleh menikah.  Lagipula kamu sudah mengenalku dengan baik!  kamu juga sudah mengenal orang tuaku.  Bahkan kita selalu sama-sama minum kopi saat kita pulang dari Art Saince Museum saat kita di Singapur. Kamu tahu betul ke pribadianku.  Kemudian hal apa lagi yang membuatmu menolak lamaranku?  Bahkan aku rela masuk Islam!

Anita:  Nah itu dia alasannya mengapa aku menolakmu!  Menurutku, islam itu datang dari hati dan dari hidayah Allah.  Bukan dari menikah Jonny!

Aku memperhatikan respon berikutnya.  Lama sekali chatingaku tidak dijawab.  Lebih dari 30 menit aku menunggu komentarnya.  Namun harapanku sirna,  setelah melihat lampu di akunnya mati.  Dia offline tanpa pamit.

*** End***