Perpustakaan Gudang Ilmu adalahs sebuah perpustakaan dalam naungan SMP Negeri 7 Rambah Samo, menyediakan berbagai jenis buku untuk dibaca antara lain, novel, cerita rakya, buku paket IPA, IPS, PPKN, BMR, Prakarya dan buku paket lainnya untuk tingkat SMP. untuk saat ini keanggotaan perpustakaan Gudang Ilmu baru tersedia hanya untuk anak didik SMPN 7 Rambah Samo
Arnita Adam
Kamis, 12 September 2024
Perpustakaan Gudang Ilmu adalahs sebuah perpustakaan dalam naungan SMP Negeri 7 Rambah Samo, menyediakan berbagai jenis buku untuk dibaca antara lain, novel, cerita rakya, buku paket IPA, IPS, PPKN, BMR, Prakarya dan buku paket lainnya untuk tingkat SMP. untuk saat ini keanggotaan perpustakaan Gudang Ilmu baru tersedia hanya untuk anak didik SMPN 7 Rambah Samo
Senin, 23 November 2020
Contoh soal Ujian MDTA Masa Covid - 19
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAHAWALIYAH
NURUL BAROKAH
Ujian Semester Ganjil
Mata pelajaran : Tarikh Islam
Kelas : I (Satu)
1. Nabi dan rasul yang wajib kita kenal dan imani berjumlah...
A. 124000. C. 1000
B. 100. . D. 25
2. Yang tidak termasuk rasul ulul azmi adalah...
A. Nabi nuh as. C. Nabi Musa as
B. Nabi ibrahim as. D. Nabi Sulaimaan as
3. Nabi dan rasul memiliki sifat wajib yaitu shiddiq yang berarti...
A. Dapat dipercaya. C. Cerdas
B. Jujur dan benar. D. Menyampaikan
.
4. Mukjizat nabi nuh as adalah....
A. Mampumembuat kapal besar. C. Isra mi'raj
B. Membelah lautan. . D. Selamat dari kobaran api
5. Nabi yang pertama mengenal tulisan adalah....
A. Adam as. C. Idris as
B. Nuh as. D. Hud as
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAHAWALIYAH
NURUL BAROKAH
Ujian Semester Ganjil
Mata pelajaran : Tarikh Islam
Kelas : II (Dua)
1. Masa kelam bangsa arab sebelum islam disebut...
A. Jahiliyah. C. Purba
B. Primitif. D. Arab kuno
2. Semenanjung yang terdiri dari gurun sahara yang sangat luas disebut...
A. Lembah. C. Pantai
B. Jazirah. D. Gurun
3. Masyarakat arab sebelum islam hidup secara...
A. Menetap. C. Bercampur baur
B. Teratur. D. Berpindah-pindah
4. Masyarakat arab yang tinggal di kota umumnya bekerja sebagai.....
A. Petani. C. Pedagang
B. Nelayan. D. Beternak
5. Yang bukan s.
ifat terpujibangsa arab pra islam adalah...
A. Menghormati tamu. C. Sholat tepat waktu
B. Menepati janji. D. Ramah tamah
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAHAWALIYAH
NURUL BAROKAH
Ujian Semester Ganjil
Mata pelajaran : Tarikh Islam
Kelas : III (Tiga)
1. Wahyu pertama yang diterima nabi Muhammad SAW adalah.
A. Surat almuddatsir 1-7 c. Surat al ikhlas
B. Surat al alaq 1-5. D. Surat al fatihah
2. Surat-surat Al-qur'an yang turun di Mekkah disebut...
A. Makkiyah. C. Madaniyyah
B. Hukmiyah. D. Muamaliyah
3. Rasulallah menerima wahyu pertama pada usia.....tahun
A. 25. B. 30. C. 35. D. 40
4. Turunnya wahyu pertama diperingati sebagai....
A. Isro mi'roj. C. Nuzulul qur'an
B. Lailatul qodr. D. Khotmil qur'an
5. Wahyu kedua yang memerintahkan Rasulallah untuk mulai berdakwah adalah surat....
A. Al-alaq 1-5. C. Al-qolam
B. Al-muddatsir 1-7. D. Al-muzzammil
II. Isilah titik-titik berikut ini dengan benar!
6. Assabiqunal awwalun artinya....
7. Rasulallah pertama kali hijrah ke daerah....
8. Al-muddatsir artinya ...
9. Berkhalwat artinya.....
10. Rasulallah saw mulai melakukan dakwah setelah mendapat perintah dari....
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAHAWALIYAH
NURUL BAROKAH
Ujian Semester Ganjil
Mata pelajaran : Tarikh Islam
Kelas : IV (Empat)
1. Apakah yang dilakukan Abu Bakar Ash-Shiddiq terhadap suku-suku yang tidak mau membayar Zakat dan Jizyah?
A. Memerangi mereka B. Mengabaikan mereka
C. Menghina mereka D. Mengasihi mereka
2. Siapakah Khalifah yang pertama setelah Rasulullah wafat?
A. Musailamah Al-kazzab B. Abu Jahal
C. Abu lulu Firoz D. Abu Bakat Siddiq
3. Apakah perang yang terjadi antara Ali R.A dan Aisyah R.A?
A. Perang Air B.Perang-Perangan
C. Perang Unta D. Perang Badar
4. Siapakah Khulafaur rasyidin yang kedua setelah Abu Bakar wafat?
A. Ali bin Abi Thalib. B. Umar bin Khattab
C. Utsman bin Affan. D. Khalid Bin Walid
5. Siapakah khalifah yang menindak lanjuti pemberontakan dengan kelembutan?
A. Utsman bin Affan B. Muawiyah bin Abu Sufyan
C. Yazid bin Muawiyah. D. Said bin Tzabit
6. Di kota manakah Umar bin Khattab lahir?
7. Dari Mekkah Rasulullah hijrak ke Kota ……
8. Sebutkan nama putri Abu Bakar yang menikah dengan Rasulullah!
9. Sebutkan nama khulafur rassidin yang kamu ketahui!
10. Siapakah jenderal yang diangkat oleh Umar saat melawan Iran?
Selasa, 27 Oktober 2020
Bedah Buku "Trust Me I am a writer"
"Pantang menyerah dan berihktiar serta bersabar dalam menulis"
(Arnita Adam)
Begitu banyak ide yang muncul di pikiran, ingin sekali kita menuliskannya lalu kata demi kata kita rangkai menjadi kalimat seterusnya menjadi paragraf dan akhirnya menjadi sebuah tulisan.
Namun untuk menjadi sebuah tulisan seringkali kita mendapati hambatan dan rintangan sehingga membuat tulisan itu selalu kita tunda-tunda untuk menyelesaikannya dan akhirnya tulisan itu tidak pernah selesai menjadi sebuah tulisan.
Hambatan dalam menulis bisa saja datang dari mindset kita sendiri. Misalnya dari segi waktu dimana saat itu kita begitu sibuk dan kita tidak bisa membagi waktu untuk menulis, sekali lagi jangan katakan sibuk sebagai alasan untuk tidak menulis karena terkadang tulisan selesai dikerjakan disaat kamu benar-benar sibuk dan disaat deadline sudah pada detik-detik terakhir.
Bisa juga hambatan datang seperti kejadian pada kak April. Dimana beliau merasa tidak punya bakat dan bla bla bla namun berkat keteguhan hati beliau dan terus belajar serta berjuang dengan membuat tulisan yang ikutkan dalam lomba, sehingga dengan sendirinya tulisan tulisan beliau semakin berkualitas. Sehingga muncul rasa optimis dan rasa syukur serta kesungguhan beliau dalam menghasilkan karya yang memenangi berbagai lomba. Bunda Muda April merupakan salah satu Role Model menjadi seorang penulis. Dari sekarang mari kita bangun mindset yang positif dan optimis
Terkadang juga masalah yang timbul seperti kejadian kepada saya yakni hilangnya tulisan yang dibangun dari awal dan hingga rampung akibat laptop diinstal ulang dan tidak dikopi atau tulisan kita ketik di HP Lalu Hp error membuat tulisan itu betul-betul hilhilang.
Nah disitu kita akan dihadapkan pada 2 pilihan mau berhenti atau masih mau mengulangi tulisan seperti cerita pendek dalam buku "Trust me I am a writer" pada halaman 40 yang berjudul “Melatih Kesabaran” apabila kita berputus asa maka tulisan itu akan berhenti dan hilang kemudian tidak akan menjadi apapun tetapi ketika kita tidak menyerah memulainya dari awal akhirnya tulisan itu selesai juga tentunya setelah bermunajat kepada Allah agar hati dikuatkan untuk menyelesaikan tulisan tersebut.
Sabtu, 10 Oktober 2020
Review Novel Dia Suamiku
Lelaki bijaksana itu suamiku
Judul : Dia Suamiku
Penulis : Reni Juniarti
Penerbit : CV biru Magenta media
Tahun terbit : Maret 2020
Jumlah halaman : 311
Dia suamiku sebuah novel Romance. Ketika Cinta telah ditakdirkan tak ada seorangpun yang dapat memisahkan, dengan solusi agama Islam semuanya berakhir dengan seimbang dan sejalan.
Kisah novel ini menceritakan seorang gadis belia bernama Rindu, dalam hidupnya hanya mencintai Allah dan mencintai orang tuanya namun ketika takdir dan jodoh dihadapkan kepadanya, Mampukah iya memilih jalan yang terbaik dan yang paling adil untuk 2 orang yang mempunyai hubungan darah, dan kedua lelaki tersebut sama- sama mencintainya.
Kisah cinta yang penuh konflik dimana antara dua lelaki, ayah dan anak sama-sama mencintai orang yang sama yakni Rindu. Permasalahan semakin menarik tatkala sang ayah berhasil memperistri Rindu. Yang di skenario oleh takdir.
Sang gadis Pasir Pengaraian itu menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam dimana setiap perempuan yang telah menikah dengan seseorang, maka anak-anaknya itu akan menjadi mahram bagi perempuan tersebut.
Dilema semakin membara antara ayah dan anak saling ingin memperebutkan cinta gadis tersebut sehingga mereka berdua sama-sama saling mencari perhatian agar bisa mendapatkan perhatiandan cinta tulus Rindu.
Di sisi lain Rindu sangat taat dengan kaidah Islam di mana beliau harus patuh tunduk dan kepada suami selama suami berada di jalan yang diridhoi Allah.
Setelah menikah dengan sang ayah Rindu merasa bersalah bila dicintai orang lain terlebih lagi dicintai oleh anak kandung dari suaminya. Hal itulah yang membuat permasalahan menjadi rumit dan sekaligus menjadi unik.
Begitu gigih Rindu meyakinkan kepada anak tirinya bahwa cinta antara mereka adalah cinta terlarang, Jadi mereka harus kembali kepada fitrah masing-masing, dimana seorang anak tiri telah menjadi muhrim bagi Ibunya yang telah dinikahi ayahnya akhirnya dengan kegigihan gadis itu sang anak mau mendengar nasehat sang ibu tiri terlihat dalam halaman 109 “Akhirnya Bang Bagas benar-benar berubah dia menepati janjinya hampir 3 bulan sejak kejadian itu kami hanya bertemu di meja makan waktu sarapan dan makan malam itu pun hanya sebentar dia pasti lebih dulu selesai dan meninggalkan meja makan duluan”
Nah itu kutipan dari sadarnya seorang anak tiri yang mencintai gadis yang dinikahi bapaknya.
Novel ini juga mengangkat bahasa lokal di mana beliau tinggal di daerah Melayu maka disini sering kita jumpai bahasa Melayu namun karena bahasa Melayu memang sangat berkorelasi dengan bahasa Indonesia jadi tidak masalah untuk dimengerti.
Tak lupa pula penulis mengangkat kebudayaan- kebudayaan lokal misalkan saja saat beliau terjebak di dalam sebuah supermarket di mana sedang terjadi perkelahian dan gadis belia itu turun tangan kemudian memberitahu bahwa ada kebudayaan lokal yang masih hidup di daerahnya seperti tertulis di halaman 176. Aku sudah belajar silat sejak kelas 1 SD silat dalam bahasa melayu Rokan Hulu disebut silek. Hampir semua jurus-jurus silat aku kuasai, mulai dari silek Melayu atau silek tigo bulan, silat ini sering juga disebut silek kampuong, silek tondan, silek sendeng, silek gajah bojuang, silek thariqat yang didirikan di Tanah Putih.
Kisah ini semakin menarik dengan hadirnya seorang tokoh antagonis Kania yang mempunyai karakter bermuka dua dan pandai bersilat lidah. Ditulis dalam alur maju mundur membuat novel ini semakin asyik untuk dibaca berulang-ulang.
Penulis sangat mengagung-agungkan sebuah kehidupan yang harmoni serta berlandaskan syariat Islam akhirnya dengan solusi ajaran Islam semua bisa menerima kenyataan. Baik Bagas sebagai anak tiri yang mencintai sang gadis maupun sang suami sebagai ayah yang mencintai sang Rindu sebagai istri. Meskipun ada ada satu dua kata yang typo sama sekali tidak mengurangi nikmatnya membaca novel ini. Saya sarankan novel ini tidak untuk dibaca anak berusia di bawah umur 17 tahun.
Review oleh Arnita Adam pada tanggal 10 Oktober 2020
Senin, 09 Desember 2019
UMROH NYAMAN BERSAMA TRAVEL YANG TERPERCAYA
Tingginya animo masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah umroh menjadikan setiap biro perjalan umroh berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik. Meskipun begitu masih tetap saja ada travel Umroh yang tidak bertanggung jawab.
Untuk itu para calon jamaah umroh perlu berhati-hati dalam memilih travel untuk memberangkatnya ke tanah suci.
Himbauan pemerintah Indonesia untuk memilih travel Umroh yang terpercaya dan bertanggung jawab dengan memantikan hal-hal berikut ini, antara lain ; pastikan agent travel memiliki izin yang sah, pastikan fasilitas yang diberikan, mulai dari keberangkatan, transportasi, akomodasi, agar kita dapat beribadah dengan nyaman.
Pastikan visa sudah ditangan sebelum keberangkatan.
Ingin lebih jelas silahkan baca buku Perjalanan Umroh Inspiratif
Untuk itu para calon jamaah umroh perlu berhati-hati dalam memilih travel untuk memberangkatnya ke tanah suci.
Himbauan pemerintah Indonesia untuk memilih travel Umroh yang terpercaya dan bertanggung jawab dengan memantikan hal-hal berikut ini, antara lain ; pastikan agent travel memiliki izin yang sah, pastikan fasilitas yang diberikan, mulai dari keberangkatan, transportasi, akomodasi, agar kita dapat beribadah dengan nyaman.
Pastikan visa sudah ditangan sebelum keberangkatan.
Ingin lebih jelas silahkan baca buku Perjalanan Umroh Inspiratif
Seuntai Hikmah Menulis
Seuntai Hikmah
· Ketika musibah datang hendaklah diambil hikmahnya agar musibah menjadi mudah dilalui.
· Melatih kesabaran tidak mudah namun ketika kita berusaha meraih sesuatu dengan kesabaran, akan berhasil dengan berkah
· Bila datang musibah jaganlah mengeluh karena mengeluh artinya kalah.
| Add caption |
Jumat, 15 November 2019
Puisi Pasaman
EMPAT MENIT MENUJU JUMAT 15 NOVEMBER 2019, PUKUL 23:59 WIB)
DAFTAR PENGIRIM NASKAH PUISI PER 15 NOVEMBER 2019, PUKUL 23:55 WIB
1. Soetan Radjo Pamoentjak (Bukittinggi)
2. Dhilar Sikoembang (?)
3. Rizkia Hasmin (Rao-Pasaman)
4. Elipsis (Berebes)
5. Ramli Jafar (Padang)
6. Rezqie.M.A.Atmanegara (Kalimantan Selatan)
7. Sri Wahyuni Utami (Mojokerto)
8. Refdinal Muzan (Bukittinggi)
9.I Ketut Aryawan Kenceng (Klungkung-Bali)
10.Anisa Amelia (Majalengka-Jawa Barat)
11.Maulidan Rahman Siregar (Padang Pariaman)
12. Muhammad De Putra (Pekanbaru-Riau)
13. Abi N.Bayan (Morotai-Maluku)
14.Wahyuni Firma Aulia (Pesisir Selatan)
15. Nur Aisyah (Lubuksikaping)
16. Novik El Koto (Bukittinggi)
17. Prof.Shafwan Hadi Umry (Medan)
18.Sospriyani (Dharmasraya)
19.Lismomon Nata (Padang)
20. Iman Sembada (Depok)
21. Yulia Defitri (Agam)
22. Leni Aprina (Pekanbaru)
23.Sulthan Indra Muhidin (Pesisir Selatan)
24.Ujang Saepudin (Cianjur-Jawa Barat)
25.Maryam Syarief (Bukittinggi)
26.Ahlul Hukmi (Dumai)
27.T.Wijaya (Palembang)
28.Icamp Dompas (Pelalawan)
29.Marsia Anita (Pelalawan)
30.Muhammad Daffa Alfajri (Pelalawan)
31.Fera Susanti (Pasaman Barat)
32.Pusfi Devi (Pelalawan)
33.Sultan Musa (Samarinda)
34. Arif P. Putra (Pesisir Selatan)
35.Tantawi Panggabaean (Padang Sidimpuan)
36.Lasurdin L. Madelis (Morotai-Maluku Utara)
37.Mardiyati Artrasyeid (Bonjol)
38.Nofa Asmara (Bukittinggi)
39.Mintarsih Mimin (Lampung)
40.Raden Rita Maimunah (Padang)
41.Budi Hatees (Padang Sidimpuan)
42.Abdee Salik (Jawa Timur)
43.Joni Hendri (Pekan Baru)
44.Rapina Semesta (Pekanbaru)
45.Randu Sunerta (Pesisir Selatan)
46.Siti Maulid Dina (Medan)
47.Suhartini (Sulawesi Selatan)
48.Eddy Pramduane (Depok)
49.Rion Albukhari (Pesisir Selatan)
50. Kunni Masrohanti (Pekanbaru)
51.Hafidz Hafidzah (Bukittinggi)
52.Nelli Gusmita (Agam)
53.Rahem (Sumenep)
54.Andria Catri Tasmin (Padang)
55.Isbedy Setiawan Zs (Lampung)
56.Hamzah Hamdan (Johor-Malaysia)
57.Faris Al Faisal (Indramayu)
58.Dian Ramadhan (Tambilahan)
59.Siamir Marufalau (Medan)
60.Titin Ulpianti (Lampung)
61.Metria Eliza (Lintau)
62.Trifuji Anggara (Riau)
63.Berlian Fernando Putra (Bonjol)
64.Nasaktion Efry (Padang Sidimpuan)
65.Rosid (Deli Serdang)
66.Indrawati Sugiatiningsih (Batam)
67.Ihsan Subhan (Cianjur)
68.Aal Rahim Sekha (Kampar Kiri)
69. Hendri Efendi ( Simpati-Pasaman)
70. Dede Putra ( Bukittinggi)
71.Zelfia Khairani ( Bukittinggi)
72.Abdul Muis (Bagan Siapi Api)
73.Khudri Anwar (Bagan Siapi Api)
74.Meliza Dewi (Bagan Siapi Api)
75.Mukhlis Muarif (Bagan Siapi Api)
76.Chancan Parase (Batam)
77.Delia (Bandung)
78.Sepno Fahmi (Pesisir Selatan)
79.Siti Romlah (Jawa Timur)
80.Dandi (Bonjol)
81.Rasyidin (Aceh)
82.Siska Juniara (Bonjol)
83. Nurhayati Zarah (Pekanbaru)
84.Roso Titi Sarkoro (Temanggung)
85.Rafi (Bagan Siapi-Api)
86.Wanda Lesmana (Palembang)
87.Erlina (Kepri)
88.Asmarefni (Sijunjung)
89.Mahdi Idris (Aceh)
90.Bunda Swanti (Rokan Hilir)
91.Gusmita Safitri (Tanah Datar)
92.Denni Meilizon (Pasaman Barat)
93.DM.Ningsih (Riau)
94.Syafaruddin Marpaung (Tanjung Balai)
95.Hendra Bonjo (Bonjol)
96.Evi Bonjo (Bonjol)
97.Yulfadma (Bukittinggi)
98.Rusdi Zaki(Surabaya)
99.D.Iskandar (Riau)
100.Daffa Ahmad Iskandar (Riau)
101.Dary Syafiq Iskandar (Riau)
102.Aisyah Susanti (Riau)
103.Inderiyeni (Riau)
104.Undani (Sorong)
105.Firman Wally (Ambon)
106.Muhammad Mukarom (Gresik)
107.Sulaiman (Riau)
108.Romy Sastra (Jakarta)
109.Putri Bungsu (Jawa Tengah)
110.Irma Isra Hayati (Bonjol)
111.Siti Salmah (Pekanbaru)
112.Jek Atapada (Kupang)
113.WS.Djambak (Pekanbaru)
114.Lotus (Jember)
115.Irsyad (Kediri)
116.Ema Afriyani (Bintan)
117.Nur Halimah (Padang Panjang)
118.Dr.Hermawan An (Padang)
119.Mohd.Rosli Hj Bakir (Johor-Malaysi)
120.Mashudi Bahari (Perak-Malaysia)
121.Win Ansar (Aceh)
122.Ami Khairunnisa(Medan)
123.Uly Oktavia (Rohul)
124.Rofqil Junior (Sumenep)
125.Ryan Syhputra (Bukittinggi)
126.Yoevita Soekotjo (Jakarta)
127.Zain Munfashil (Sumenep)
128.Riri Satria (Jakarta)
129.Hendry Azhary (Padang Sidempuan)
130.Joel Pasbar (Pasaman Barat)
131.P. Nuraeni (Jawa Barat)
132.Muhammad Arif (Pesisir Selatan)
133. Wardah Az Zahra (Pamekasan)
134.Dian Rennuati (Palembang)
135.Saripuddin Lubis (Binjai)
136.Jonson Efendi (Palembang)
137.Muhammad Ridlo (Bandung)
138.Chie Setiawati (Singapura)
139.Dinda (Bonjol)
140.Putri Marsya Awaliyah (Pelalawan)
141.Puja Islami (Bonjol)
142.Teddy (Lubuksikaping)
143.Hasririn (Tanah Datar)
144.Kurliadi (Madura)
145.Mihar Harahap (Deli Serdang)
146.Leenda Madya (Semarang
147.Muhammad Subhan (Padang Panjang)
148.Faidi Rizal Alief (Sumenep)
149.Muthia Arrahmah (Jambi)
150.Chairul Hidayat (Bagan Siapi Api)
151.Adhiet Ritonga (Tanjung Balai)
152.Muhammad Raudah Djambak (Medan)
153.Barokatus Jeh (Indramayu)
154.Jumari Hs (Kudus)
155.Laila Gustina (Agam)
156.Roymon Lemosol (Ambon)
157.Aris Setiyanto (Temanggung)
158.Amy Mastura (Bonjol)
159. Srie Astuty Asdi (Makassar)
160.Asqo L. Fatir (Banten)
161.Dian Namira (Medan)
162.Alvin S. Vatrick
163.Rahmi Salsabila ( ? )
164.Imam Rosyadi Mahmudi (Banten)
165.Alang Dilaut (Kepri)
166.Viddy (Lamongan)
167.Ruhan Wahyudi (Sumenep)
168.Akbar (Medan)
169.Nia Ermawati (Pasuruan)
170.Rini Susanti (Bonjol)
171.Feni Efendi (Payakumbuh)
172.Sujarno (Langkat)
173.Suyatri Yatri (Rohul)
174.Arnita Adam (Rohul)
175.Geti Oktavia Pulungan (Tapsel)
176.Maisarah Yaacob (Selangor-Malaysia)
177.Rina Rin (Pesisir Selatan)
178.Syaufi Anwar (Kepri)
179.Eli Arita (Rohul)
180.Muhammad Saroni (Mojokerto)
181.Nadi Harinsyah (Bengkulu)
182.Setangkai Angin (Makassar)
183.Rafki Imani (Padang)
184.Essy Febrianti (Pelalawan)
185.Yono DL (Bangko)
186.Tri Astoto Kodarie (Parepare)
187.Sri Ambarwati (Kendari)
188.Rita Delia Putri (Padang Panjang)
189.Samian Adib (Jember)
190.Bagus Yuarto (Bengkulu)
191.Febrisia (Padang)
192.Ramli Marpaung (Asahan)
193.Achiar M Permana (Semarang)
194.M.Nazri (Riau)
195.Umar Zein (Medan)
196.Berthold Sinaulan (Jakarta)
197.Jasman Bandul (Kep. Meranti)
198.Eko Raghiel Ar Rahman (Riau)
199.Titan Sadewo (Medan)
200.Ubai Dillah Al Anshori (Siantar)
201.Muhammad Ibrahim Ilyas (Padang)
202.Asro Al Muharthawy (Bangko)
203.Andrimar (Rokan Hulu)
204.Diana Rumondang Siregar (Medan)
205.Rizki Aldea (Medan)
206.Ramadhan Alhafiz (Hamparan Perak)
207.Giani Marisa (Banten)
208.Fatur Rahman (Pesisir Selatan)
209.Fetri Ramadhani (Pandai Sikek)
210.Irvan Syahril (Subang)
211.Cahaya Buah Hati (Pekanbaru)
212.Denaar (Bantul)
213. Ayoe SW (Kepri)
214.Dinda Permata Sihotang (Medan)
215.Buday AD (Sumenep)
216.Lili Asnita (Bukittinggi)
217.Mulyadi Putra (Padang Sikaduduak-Pasaman)
218. Sony Sirait (Medan)
219.Muhammad Sarjuli (Lampung)
220.Gilang (Medan)
221.Aisyah (Medan)
222.Afrienti Zozeka (Pesisir Selatan)
223.Muhammad Taufik (Pesisir Selatan)
224.Monda Gianes (Pekanbaru)
225.Willy Zikhri Asevone (Pesisir Selatan)
226.Edy Prayekno (Bengkulu)
227.Jayu Marsuis (Bengkulu)
Salam Puisi Dari Kampung Tuanku Imam Bonjol
Undangan Menulis Antologi Puisi
"Pasaman Dalam Puisi"
Pasaman adalah negeri asal Tuanku Imam Bonjol. Sungai, lembah dan perbukitan merupakan ciri utama bentang alam Pasaman. Ciri ini sekaligus jadi kekuatan pembentuk sejarah dan peradaban Pasaman. Lewat riak dan aliran sungai yang menyebar selingkar Pasaman, hal jauh menjadi dekat. Rekam jejak masa lalu Pasaman membuktikan, lewat lembah dan bukit hal yang renggang menjadi rapat dan erat.
Untuk menapaki terjal, curam lembah dan bukit Pasaman serta menyusuri aliran sungai dan masa silam Pasaman lewat puisi, kami pengurus Forum Pegiat Literasi Pasaman bermaksud menerbitkan buku antologi puisi "Pasaman Dalam Puisi"
Untuk itu kami mengundang seluruh sahabat penyair di serantau nusantara untuk mengirimkan puisi dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Penyair tinggal di Indonesia dan mancanegara (Asia Tenggara)
2. Masing-masing penyair mengirimkan minimal dua (2) puisi
3. Tema "Pasaman" dengan objek : Sungai, lembah dan Sejarah
4.Karya dan biodata singkat dikirim dalam satu file dengan subyek Pasaman /nama penyair/asal daerah atau negara (contoh: Pasaman /Ubai/medan, Indonesia)
5.Karya dikirim ke email arbitanjung06@gmail.com paling lambat 15 November 2019
6.Kurator antologi puisi 'Pasaman Dalam Puisi' yakni: Tarmizi Rumahitam dan Kurnia Hadinata
7.Sebagai tanda terimakasih, panitia akan memberi satu buku antologi (bukan honor) kepada penyair yang lolos kurasi
8.Buku akan diluncurkan pada acara " Baca Puisi di Perbatasan" 28-29 Desember 2019 di Muara Tais (Perbatasan Riau-Sumbar-Sumut) Mapat Tunggul-Pasaman
Salam Puisi
Arbi Tanjung
(Ketua Forum Pegiat Literasi Pasaman)
DAFTAR PENGIRIM NASKAH PUISI PER 15 NOVEMBER 2019, PUKUL 23:55 WIB
1. Soetan Radjo Pamoentjak (Bukittinggi)
2. Dhilar Sikoembang (?)
3. Rizkia Hasmin (Rao-Pasaman)
4. Elipsis (Berebes)
5. Ramli Jafar (Padang)
6. Rezqie.M.A.Atmanegara (Kalimantan Selatan)
7. Sri Wahyuni Utami (Mojokerto)
8. Refdinal Muzan (Bukittinggi)
9.I Ketut Aryawan Kenceng (Klungkung-Bali)
10.Anisa Amelia (Majalengka-Jawa Barat)
11.Maulidan Rahman Siregar (Padang Pariaman)
12. Muhammad De Putra (Pekanbaru-Riau)
13. Abi N.Bayan (Morotai-Maluku)
14.Wahyuni Firma Aulia (Pesisir Selatan)
15. Nur Aisyah (Lubuksikaping)
16. Novik El Koto (Bukittinggi)
17. Prof.Shafwan Hadi Umry (Medan)
18.Sospriyani (Dharmasraya)
19.Lismomon Nata (Padang)
20. Iman Sembada (Depok)
21. Yulia Defitri (Agam)
22. Leni Aprina (Pekanbaru)
23.Sulthan Indra Muhidin (Pesisir Selatan)
24.Ujang Saepudin (Cianjur-Jawa Barat)
25.Maryam Syarief (Bukittinggi)
26.Ahlul Hukmi (Dumai)
27.T.Wijaya (Palembang)
28.Icamp Dompas (Pelalawan)
29.Marsia Anita (Pelalawan)
30.Muhammad Daffa Alfajri (Pelalawan)
31.Fera Susanti (Pasaman Barat)
32.Pusfi Devi (Pelalawan)
33.Sultan Musa (Samarinda)
34. Arif P. Putra (Pesisir Selatan)
35.Tantawi Panggabaean (Padang Sidimpuan)
36.Lasurdin L. Madelis (Morotai-Maluku Utara)
37.Mardiyati Artrasyeid (Bonjol)
38.Nofa Asmara (Bukittinggi)
39.Mintarsih Mimin (Lampung)
40.Raden Rita Maimunah (Padang)
41.Budi Hatees (Padang Sidimpuan)
42.Abdee Salik (Jawa Timur)
43.Joni Hendri (Pekan Baru)
44.Rapina Semesta (Pekanbaru)
45.Randu Sunerta (Pesisir Selatan)
46.Siti Maulid Dina (Medan)
47.Suhartini (Sulawesi Selatan)
48.Eddy Pramduane (Depok)
49.Rion Albukhari (Pesisir Selatan)
50. Kunni Masrohanti (Pekanbaru)
51.Hafidz Hafidzah (Bukittinggi)
52.Nelli Gusmita (Agam)
53.Rahem (Sumenep)
54.Andria Catri Tasmin (Padang)
55.Isbedy Setiawan Zs (Lampung)
56.Hamzah Hamdan (Johor-Malaysia)
57.Faris Al Faisal (Indramayu)
58.Dian Ramadhan (Tambilahan)
59.Siamir Marufalau (Medan)
60.Titin Ulpianti (Lampung)
61.Metria Eliza (Lintau)
62.Trifuji Anggara (Riau)
63.Berlian Fernando Putra (Bonjol)
64.Nasaktion Efry (Padang Sidimpuan)
65.Rosid (Deli Serdang)
66.Indrawati Sugiatiningsih (Batam)
67.Ihsan Subhan (Cianjur)
68.Aal Rahim Sekha (Kampar Kiri)
69. Hendri Efendi ( Simpati-Pasaman)
70. Dede Putra ( Bukittinggi)
71.Zelfia Khairani ( Bukittinggi)
72.Abdul Muis (Bagan Siapi Api)
73.Khudri Anwar (Bagan Siapi Api)
74.Meliza Dewi (Bagan Siapi Api)
75.Mukhlis Muarif (Bagan Siapi Api)
76.Chancan Parase (Batam)
77.Delia (Bandung)
78.Sepno Fahmi (Pesisir Selatan)
79.Siti Romlah (Jawa Timur)
80.Dandi (Bonjol)
81.Rasyidin (Aceh)
82.Siska Juniara (Bonjol)
83. Nurhayati Zarah (Pekanbaru)
84.Roso Titi Sarkoro (Temanggung)
85.Rafi (Bagan Siapi-Api)
86.Wanda Lesmana (Palembang)
87.Erlina (Kepri)
88.Asmarefni (Sijunjung)
89.Mahdi Idris (Aceh)
90.Bunda Swanti (Rokan Hilir)
91.Gusmita Safitri (Tanah Datar)
92.Denni Meilizon (Pasaman Barat)
93.DM.Ningsih (Riau)
94.Syafaruddin Marpaung (Tanjung Balai)
95.Hendra Bonjo (Bonjol)
96.Evi Bonjo (Bonjol)
97.Yulfadma (Bukittinggi)
98.Rusdi Zaki(Surabaya)
99.D.Iskandar (Riau)
100.Daffa Ahmad Iskandar (Riau)
101.Dary Syafiq Iskandar (Riau)
102.Aisyah Susanti (Riau)
103.Inderiyeni (Riau)
104.Undani (Sorong)
105.Firman Wally (Ambon)
106.Muhammad Mukarom (Gresik)
107.Sulaiman (Riau)
108.Romy Sastra (Jakarta)
109.Putri Bungsu (Jawa Tengah)
110.Irma Isra Hayati (Bonjol)
111.Siti Salmah (Pekanbaru)
112.Jek Atapada (Kupang)
113.WS.Djambak (Pekanbaru)
114.Lotus (Jember)
115.Irsyad (Kediri)
116.Ema Afriyani (Bintan)
117.Nur Halimah (Padang Panjang)
118.Dr.Hermawan An (Padang)
119.Mohd.Rosli Hj Bakir (Johor-Malaysi)
120.Mashudi Bahari (Perak-Malaysia)
121.Win Ansar (Aceh)
122.Ami Khairunnisa(Medan)
123.Uly Oktavia (Rohul)
124.Rofqil Junior (Sumenep)
125.Ryan Syhputra (Bukittinggi)
126.Yoevita Soekotjo (Jakarta)
127.Zain Munfashil (Sumenep)
128.Riri Satria (Jakarta)
129.Hendry Azhary (Padang Sidempuan)
130.Joel Pasbar (Pasaman Barat)
131.P. Nuraeni (Jawa Barat)
132.Muhammad Arif (Pesisir Selatan)
133. Wardah Az Zahra (Pamekasan)
134.Dian Rennuati (Palembang)
135.Saripuddin Lubis (Binjai)
136.Jonson Efendi (Palembang)
137.Muhammad Ridlo (Bandung)
138.Chie Setiawati (Singapura)
139.Dinda (Bonjol)
140.Putri Marsya Awaliyah (Pelalawan)
141.Puja Islami (Bonjol)
142.Teddy (Lubuksikaping)
143.Hasririn (Tanah Datar)
144.Kurliadi (Madura)
145.Mihar Harahap (Deli Serdang)
146.Leenda Madya (Semarang
147.Muhammad Subhan (Padang Panjang)
148.Faidi Rizal Alief (Sumenep)
149.Muthia Arrahmah (Jambi)
150.Chairul Hidayat (Bagan Siapi Api)
151.Adhiet Ritonga (Tanjung Balai)
152.Muhammad Raudah Djambak (Medan)
153.Barokatus Jeh (Indramayu)
154.Jumari Hs (Kudus)
155.Laila Gustina (Agam)
156.Roymon Lemosol (Ambon)
157.Aris Setiyanto (Temanggung)
158.Amy Mastura (Bonjol)
159. Srie Astuty Asdi (Makassar)
160.Asqo L. Fatir (Banten)
161.Dian Namira (Medan)
162.Alvin S. Vatrick
163.Rahmi Salsabila ( ? )
164.Imam Rosyadi Mahmudi (Banten)
165.Alang Dilaut (Kepri)
166.Viddy (Lamongan)
167.Ruhan Wahyudi (Sumenep)
168.Akbar (Medan)
169.Nia Ermawati (Pasuruan)
170.Rini Susanti (Bonjol)
171.Feni Efendi (Payakumbuh)
172.Sujarno (Langkat)
173.Suyatri Yatri (Rohul)
174.Arnita Adam (Rohul)
175.Geti Oktavia Pulungan (Tapsel)
176.Maisarah Yaacob (Selangor-Malaysia)
177.Rina Rin (Pesisir Selatan)
178.Syaufi Anwar (Kepri)
179.Eli Arita (Rohul)
180.Muhammad Saroni (Mojokerto)
181.Nadi Harinsyah (Bengkulu)
182.Setangkai Angin (Makassar)
183.Rafki Imani (Padang)
184.Essy Febrianti (Pelalawan)
185.Yono DL (Bangko)
186.Tri Astoto Kodarie (Parepare)
187.Sri Ambarwati (Kendari)
188.Rita Delia Putri (Padang Panjang)
189.Samian Adib (Jember)
190.Bagus Yuarto (Bengkulu)
191.Febrisia (Padang)
192.Ramli Marpaung (Asahan)
193.Achiar M Permana (Semarang)
194.M.Nazri (Riau)
195.Umar Zein (Medan)
196.Berthold Sinaulan (Jakarta)
197.Jasman Bandul (Kep. Meranti)
198.Eko Raghiel Ar Rahman (Riau)
199.Titan Sadewo (Medan)
200.Ubai Dillah Al Anshori (Siantar)
201.Muhammad Ibrahim Ilyas (Padang)
202.Asro Al Muharthawy (Bangko)
203.Andrimar (Rokan Hulu)
204.Diana Rumondang Siregar (Medan)
205.Rizki Aldea (Medan)
206.Ramadhan Alhafiz (Hamparan Perak)
207.Giani Marisa (Banten)
208.Fatur Rahman (Pesisir Selatan)
209.Fetri Ramadhani (Pandai Sikek)
210.Irvan Syahril (Subang)
211.Cahaya Buah Hati (Pekanbaru)
212.Denaar (Bantul)
213. Ayoe SW (Kepri)
214.Dinda Permata Sihotang (Medan)
215.Buday AD (Sumenep)
216.Lili Asnita (Bukittinggi)
217.Mulyadi Putra (Padang Sikaduduak-Pasaman)
218. Sony Sirait (Medan)
219.Muhammad Sarjuli (Lampung)
220.Gilang (Medan)
221.Aisyah (Medan)
222.Afrienti Zozeka (Pesisir Selatan)
223.Muhammad Taufik (Pesisir Selatan)
224.Monda Gianes (Pekanbaru)
225.Willy Zikhri Asevone (Pesisir Selatan)
226.Edy Prayekno (Bengkulu)
227.Jayu Marsuis (Bengkulu)
Salam Puisi Dari Kampung Tuanku Imam Bonjol
Undangan Menulis Antologi Puisi
"Pasaman Dalam Puisi"
Pasaman adalah negeri asal Tuanku Imam Bonjol. Sungai, lembah dan perbukitan merupakan ciri utama bentang alam Pasaman. Ciri ini sekaligus jadi kekuatan pembentuk sejarah dan peradaban Pasaman. Lewat riak dan aliran sungai yang menyebar selingkar Pasaman, hal jauh menjadi dekat. Rekam jejak masa lalu Pasaman membuktikan, lewat lembah dan bukit hal yang renggang menjadi rapat dan erat.
Untuk menapaki terjal, curam lembah dan bukit Pasaman serta menyusuri aliran sungai dan masa silam Pasaman lewat puisi, kami pengurus Forum Pegiat Literasi Pasaman bermaksud menerbitkan buku antologi puisi "Pasaman Dalam Puisi"
Untuk itu kami mengundang seluruh sahabat penyair di serantau nusantara untuk mengirimkan puisi dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Penyair tinggal di Indonesia dan mancanegara (Asia Tenggara)
2. Masing-masing penyair mengirimkan minimal dua (2) puisi
3. Tema "Pasaman" dengan objek : Sungai, lembah dan Sejarah
4.Karya dan biodata singkat dikirim dalam satu file dengan subyek Pasaman /nama penyair/asal daerah atau negara (contoh: Pasaman /Ubai/medan, Indonesia)
5.Karya dikirim ke email arbitanjung06@gmail.com paling lambat 15 November 2019
6.Kurator antologi puisi 'Pasaman Dalam Puisi' yakni: Tarmizi Rumahitam dan Kurnia Hadinata
7.Sebagai tanda terimakasih, panitia akan memberi satu buku antologi (bukan honor) kepada penyair yang lolos kurasi
8.Buku akan diluncurkan pada acara " Baca Puisi di Perbatasan" 28-29 Desember 2019 di Muara Tais (Perbatasan Riau-Sumbar-Sumut) Mapat Tunggul-Pasaman
Salam Puisi
Arbi Tanjung
(Ketua Forum Pegiat Literasi Pasaman)
Langganan:
Komentar (Atom)

